Sapa Natal buat Para Sobat


Ke-offline-anku tidak bisa kuhindari. Berbagai cara dan pengalaman kutempuh: warnet yang susah kutemukan dalam cuti kali ini; warnet yang lelet; komputer teman yang tembok keamanannya begitu ketat sehingga nggak bisa masuk ke wordpress; dan komputerku yang ’bersin-bersin’ nggak jelas juntrungan-nya.

Akhirnya, barulah di tengah malam (atau di pagi buta) ini, aku berhasil menyelinap masuk sejenak ke wordpress. Sebuah tulisan sempat ku-posting. Sekarang aku tengah menulis sapa kecil ini; semoga bisa selesai sebelum koneksi terputus atau ada gangguan lain. (lebih…)

Published in: on 31 Desember 2008 at 12:44 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

Sapa: Musim Desember

 

Natal mulai sekitar satu Desember dengan perayaan di kantor dan berakhir ketika anda akhirnya menyadari berapa yang diboroskan, sekitar lima belas April tahun berikutnya.

~ P.J. O’Rourke ~

 

Ada cerita yang mengatakan bahwa O.Henry, seorang cerpenis terkenal, menulis cerpen Natalnya yang masyhur, the Gift of the Magi, di saat-saat akhir sebelum koran penerbit cerpennya naik cetak. Ada yang mengatakan bahwa suasana Desember begitu merasuk sehingga hanya dalam waktu kurang dari satu jam, O.Henry mampu menciptakan cerita Natal yang begitu mengharukan dan memesona.

Ada masih cukup banyak kisah tentang pengaruh yang hebat dari Desember yang kemudian melahirkan kisah Natal yang menjadi kisah klasik. Christmas Carol, salah satunya, merupakan karya klasik penulis produktif Charles Dickens (lebih…)

Published in: on 5 Desember 2008 at 3:34 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Sapa Mohon Maaf dan Ampun

Sentuhan Ampunan

Sentuhan Ampunan

Sangat mudah menjadi ’mati rasa bersalah’ ketika hampir setiap sudut jalan yang kususuri memajang spanduk dengan sederet ucapan maaf seraya menampilkan satu atau dua wajah gasah di sisinya. Sangat gampang mengabaikan pesan ketika hampir tiap saat layar kaca membombardir “mohon maaf lahir dan batin” detik-detik ini. Jadi soal kecil juga mencibiri kata ”maaf” karena, seperti ucapan seorang sahabat, keseharianku penuh dengannya untuk hal-hal yang tidak terkait dengan ’minta ampun atas kesalahan’ (macam ”maaf, mau numpang lewat” atau ”maaf, boleh tahu jam berapa sekarang?” 🙂 ) . . . . (lebih…)

Published in: on 1 Oktober 2008 at 7:31 am  Comments (2)  
Tags: , , , , , ,

Blog Ini . . . Lahirlah

Ketika blog ini lahir yang ada kegamangan dan keterbata-bataan.

Gamang karena selain menulis, aku juga harus mulai melihat dan menata banyak hal baru di lingkungan yang serba canggih ini. Karena salah pencet bisa bingung cari tombol undo-nya. Belum lagi terbayang kalau kesalahan itu bukan cuma terlihat mata kepala sendiri tapi dilihat dunia. “Apa kata dunia?!” bukanlah sekedar sitiran kata-kata Naga Bonar tapi benar-benar jadi cerminan kekhawatiran. (lebih…)

Published in: on 13 Maret 2008 at 6:17 am  Comments (2)  
Tags: ,