2 – Situs

Situs ini lahir dari keinginan menuliskan sebagian pemikiran, permenungan dan pengalaman yang bermain di benak dan sanubari. Karena tidak tertulis, biasanya hal-hal demikian menghilang dan terlupakan; sesuatu keterbuangan yang kadang-kadang aku sesali.

Pemikiran, permenungan dan pengalaman yang tercantum di sini mestinya tidak akan hingar bingar menggelegar, karena nature-nya hal ini lahir dari keheningan, kebeningan.

Semua yang termaktub di sini bukan kebijaksanaan alam raya: luas dan agung. Yang hadir di sini adalah butir-butir pengalaman keseharian yang kebetulan aku temukan dan kemudian tersangkut di pemikiran dan permenungan.

Ya . . . kalau mau dipuitiskan: situs ini cuma menangkap kilau butir-butir kecil embun keseharian; kilau yang kehadirannya cuma ada di balik daun keheningan; kilau yang sering terabaikan ditelan hangat dan terik mentari kesibukan . . . .

Telah Terbit on 31 Maret 2008 at 11:08 am Komentar (1)

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://kilauembun.wordpress.com/situs/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Satu komentar Leave a comment.

  1. Salam kenal P Ming.

    Ijinkan saya sesekali berkunjung kemari untuk menangkap kilau butir-butir kecil embun keseharian Anda untuk ikut merasakan kesejukannya. Boleh kan.?

    Mas Diaz atau Mas Susetyo,

    Ketika tulisan ini lahir, dia teruntuk semua yang mau menerima. Jadi, silakan Mas hadir dan mengambil seperlunya dan secukupnya (toh tidak terlalu baik untuk jadi berakus-ria, kan?). You’re most welcome, Mas!


Leave a Comment